Sabtu, 15 September 2012

WITHOUT FRIEND IS VERY SADNESS

     Yach , dimulai dari perkuliahan pastinya, Aku diam tak berkata tiada kawan yang berada. Terbiasa akan sebuah kehidupan yang selalu dirumah tak mampu bersosialisasi dengan orang sekitar tentunya. Dampaknya Aku tak menemukan seorang kawan yang kuakrabi, terkadang Aku pun sedih sendiri tanpa seorang teman bagai hidup tak bernyawa. Ada masalah diatasi sendiri, sedih?? bahagia?? semua kulakukan sendiri.
sendiri tanpa teman
Sendiri Tanpa Teman
   Terasing bagai patung yang berdiri tegak menghadapi apapun, serasa tiada guna hidup didunia ini. Ini semua salah Aku sendiri yang selau hidup menyendiri sejak duduk di bangku SD sampai SMA. Kukira selamanya Aku akan didekati teman secara tiba-tiba, ternyata adakalanya Aku harus berusaha mencari kawan di hari esok.
   Huft...huft...sedih sekali, malangnya nasibku. Hanya berteman lewat social network (facebook) tak cukup bagiku. Komunikasi 4 mata yang kuidam-idamkan tak semudah meraih buah mangga dari pohon.Sakit sekali hati ini apabila melihat teman lainnya berkata-kata indah, penuh canda, luka dan bahagia dipikul bersama. Sering Aku merasa tegar dihadapan orang lain namun itu sebenarnya Aku terluka batin. 
    Sesekali dengan sikap individualismeku, aku merasa terkucilkan oleh masyarakat setempat. Namun Aku bisa apa, selama ini Aku berpikir bagaimana Aku bisa menjadi sosok pemuda yang diidam-idamkan para pria dan wanita. Minim Aku dikenal orang itu sudah buatku bahagia.
     Sekarang Aku mencoba terbuka pada siapa pun mereka, karena mungkin dengan jalan ini Aku bisa mendapatkan kebahagiaan dari sosok kawan bahkan saudara nantinya dimasa yang akan datang  

2 komentar:

  1. nice post pak...

    tulisan yang singkat tapi ngena.

    BalasHapus
  2. ya ALLAH swt... aidah toh tak kiro sopo hehhe ehm...isin aku dah dah aidahh regh hehheheh

    (very shy)

    by taufiq

    BalasHapus