Upaya dalam menyelidiki kasus tersebut sangat tidak dapat respon baik dari Kapolda Metro Jaya. Kapolda Metro Jaya justru menyatakan kasus ini hanyalah kasus "kriminal biasa". Jahat sekali ucapannya...!!! sungguh tidak punya hati nurani sedikitpun pihak kepolisian itu. Jemaat HKBP pun kebingungan meminta keadilan kepada siapa lagi jika polisi yang awalnya kita anggap bakal membantu melancarkan kasus mereka justru mengangap enteng kasus pembunuhan salah satu jemaat HKBP tersebut???
Bangsa Indonesia sangatlah indah jika dipandang hanya sekilas mata, seakan-akan damai dan tiada sedikitpun masalah, tetapi jika diusut kembali tidak satu dua kali kasus pembunuhan terdengar di telinga bahkan setiap kali ada-ada saja berbagai macam perselisihan di negara ini. Haruskah kita cukup diam dalam menyikapi segala kasus yang ada di dunia ini?? Perlukah kita menutup mata dan telinga seakan tidak tahu apapun kasus yang ada di negara kita sendiri?? Tentunya katakan "TIDAKKKK" Kenapa?? Yach karena kan dari dulu kita sudah berkomitmen bersama bahwa kita satu, bersatu menjadi satu sesuai dengan sila yang ke-3 yang berbunyi :"Persatuan Indonesia". Dari kasus HKBP, kita berarti belum menerapkan sikap persatuan yang telah kita buat bersama, sudah sepantasnya kita ubah sikap kita yang saling membeda-bedakan agama yang dianut dari berbagai macam individu-individu yang berbeda keyakinan.
Pemerintah memiliki kewajiban dalam menangani kasus HKBP, karena tanpa perannya HKBP hanya cukup menerima berbagai ancaman yang ada kelak di hari-hari yang akan datang. Kitapun sebagai umat yang beragama lain juga seharusnya menyatukan diri walau berbeda keyakinan karena dengan demikian secara alami nantinya kita akan mewujudkan sikap persatuan yang kita terapkan dan kita akan terhindar berbagai macam pelanggaran konstitusi yang berkenaan dengan kebebasan dalam memeluk agama serta menjaga keharmonisan keberagaman.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar